
Jakselmu.id | Jakarta (25/4/26). — Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Selatan menyelenggarakan kegiatan Hari Bermuhammadiyah: Pengajian Bersama yang dirangkaikan dengan silaturahim antar Warga dan Simpatisan Muhammadiyah yang berdomisili di kelurahan Pejaten Barat dan sekitarnya.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pasar Minggu serta Simpatisan Muhammadiyah di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Selatan. Selain menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam pembentukan kepengurusan PRM Pejaten Barat.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh perwakilan dari panti asuhan Siti Khadijah Alkubro dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan PDM Jakarta Selatan dalam ini diwakili oleh Wakil Ketua yang membidangi dan Ketua LPCR PDM Jakarta Selatan. Dalam sambutannya, disampaikan pentingnya penguatan struktur organisasi hingga tingkat Ranting sebagai basis gerakan dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat. Fenomena tren login ke Muhammadiyah (masuk atau mau menjadi anggota) harus ditangkap sebagai moment memperluas layanan dengan membentuk Ranting-ranting baru . Sehingga keberadaan Muhammadiyah dapat dirasakan dampak dan manfaatnya di akar rumput.
Selanjutnya, acara diisi dengan sesi diskusi terkait rencana pembentukan PRM Pejaten Barat yang dipandu oleh perwakilan PDM Jakarta Selatan. Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta yang hadir, membahas struktur kepengurusan serta arah gerakan dakwah ke depan.Sebagai bagian dari rangkaian acara, tausiyah dan maklumat juga disampaikan oleh Hajrianto Y. Thohary (tuan rumah acara) yang pernah menjadi Dubes RI untuk Lebanon, beliau menekankan pentingnya peran Muhammadiyah dalam memberikan pencerahan dan solusi bagi umat di era modern.
Kemudian sebagai bentuk harapan dan komitmen bersama beliau mendorong segera terbentuknya kepengurusan.Dengan terbentuknya PRM Pejaten Barat, diharapkan Muhammadiyah semakin hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Kepengurusan yang baru diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi, memperkuat dakwah, serta memberikan kontribusi positif bagi jamaah dan masyarakat umum di wilayah Pejaten Barat dan sekitarnya. (Yogi)