Jakarta Selatan – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Jakarta Selatan menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTMJ) dalam upaya memperkuat pengembangan sumber daya kader melalui program beasiswa pendidikan jenjang Sarjana (S1) dan Magister (S2). Kesepahaman tersebut mengemuka dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman Rektor UTMJ, Prof. Agus Suradika.
Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi kader Muhammadiyah, sekaligus mendukung proses kaderisasi yang berkelanjutan di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya di Jakarta Selatan.
Ketua PDPM Jakarta Selatan, Tri Farhandoyo, menyampaikan bahwa penguatan organisasi tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, pendidikan menjadi salah satu instrumen penting yang harus mendapatkan perhatian serius dalam proses pembinaan kader.
“Organisasi yang besar membutuhkan kader-kader yang memiliki kapasitas intelektual, kompetensi profesional, dan kemampuan kepemimpinan yang baik. Karena itu, pendidikan harus menjadi prioritas dalam agenda kaderisasi. Program beasiswa ini kami pandang sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan kader Muhammadiyah yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat,” ujar Tri Farhandoyo.
Menurutnya, kehadiran program beasiswa S1 dan S2 diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi kader-kader Muhammadiyah untuk melanjutkan pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi, sekaligus menciptakan regenerasi kepemimpinan yang berkualitas di masa mendatang.
Gagasan tersebut mendapatkan sambutan positif dari Rektor Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta, Prof. Agus Suradika. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam mencetak kader-kader unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen terhadap nilai-nilai Persyarikatan.
“Kami menyambut baik inisiatif yang dibangun oleh Pemuda Muhammadiyah Jakarta Selatan. Perguruan tinggi Muhammadiyah harus hadir sebagai mitra strategis dalam pengembangan kader. Melalui program beasiswa ini, kami berharap semakin banyak kader Muhammadiyah yang dapat mengakses pendidikan tinggi dan menjadi motor penggerak kemajuan organisasi di masa depan,” kata Prof. Agus Suradika.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi otonom Muhammadiyah merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem kaderisasi yang kuat, berkelanjutan, dan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas.
Melalui kerja sama ini, PDPM Jakarta Selatan dan UTMJ berharap dapat memperkuat tradisi intelektual di kalangan kader Muhammadiyah sekaligus menghadirkan peluang pengembangan diri yang lebih luas. Program beasiswa S1 dan S2 tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun sumber daya organisasi yang unggul, adaptif, dan berkemajuan. (FAM/And)