Jakselmu.id | Jakarta. – Musik itu Afektif bukan Cognitif, sehingga dalam memainkannya pun harus dengan perasaan, emosi dan sikap, bukan dengan hafalan, pengetahuan dan otak, demikian Prof. Imam Robandi langsung memberikan masukan kepada para Musisi yang mengirinya bernyanyi, sesaat sebelum beliau mengisi materi dalam kegiatan acara Visiting Profesor yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Baru Jakarta Selatan Ahad, (19/04/26).

Acara yang digelar oleh PCM Kebayoran Baru ini merupakan agenda rutin yang biasanya dilakukan untuk memanfaatkan celah waktu senggang dari Prof. Imam saat beliau berada di Jakarta dan juga sekaligus pula untuk mengecas kembali semangat juang dari Pimpinan Muhammadiyah, baik itu yang berasal dari Anggota Pleno, Pimpinan Majelis dan Lembaga, Pimpinan Ranting maupun dari Pimpinan Amal Usaha.

Dalam kajiannya Prof.Dr. Eng. Ir. Imam Robandi, MT. IPU yang juga sebagai Ketua Dewan Profesor ITS mengatakan bahwa, PCM Kebayoran Baru bukan PCM sembarangan, Makomnya sudah cukup tinggi sehingga bibit-bibit kemajuannya bukan hanya sekedar dari membeli material semata, namun juga sudah merubah dari pemikiran dan pemahamannya ke yang potensial.

“Semua punya harapan, semua punya keinginan tapi jangan hanya ngomong doang, tidak ada yang sulit, sebab sulit itu hanya berlaku bagi pemalas, namun bagi yang rajin semuanya adalah mudah, begitu pula untuk yang mau maju, selama Malaikat Jibril masih ada disamping jangan pernah takut,” tegas Prof. Imam.

Menurut Prof. Imam, Ada 9 Kekuatan Dakwah dari PCM Kebayoran Baru. Yang Pertama adalah, Posisinya sebagai penggerak dakwah Kota Jakarta (Indonesia), sehingga layak mendapat predikat sebagai PCM yang Inspiratif dan kerap kali pula menjadi rujukan bagi PCM dan yang lainnya untuk melakukan Studi Banding atas kemajuan dan keberhasilannya.

Yang Kedua adalah Dinamika dan Pertumbuhannya yang pesat, sehingga kualitas serta kuantitasnya pun terus bertambah dan dipertahankan, sedangkan Yang Ketiga adalah, Manajemennya yang modern, yang selalu mengikuti perkembangan kemajuan jaman.

Yang Ke-Empat dan Yang Kelima adalah adanya Kemudahan-kemudahan dalam segala urusan serta Peluang sangat besar dalam berusaha atau beriktiar.

Untuk Yang Ke-Enam dan Yang Ketujuh adalah, adanya Kekuatan Sumber Daya Manusianya yang siap serta jaringan Networking dari dalam dan luar negerinya yang cukup luas.

Dan Yang Kedelapan dan Yang Kesembilan adalah, Strategy yang matang dan Soliditas serta Kreatifitas dalam segala hal. Sehingga apa yang sudah direncanakan akan menjadi lebih mudah untuk dapat segera dicapai.

Pada akhir kajiannya Prof. Imam berpesan untuk jangan mengekspos atau mempublis semua isinya di Medsos, namun Ekspos dan Publis saja hasilnya, sebab semua yang kita kerjakan akan ada dampaknya, jadi semua itu bisa maju tergantung mau atau tidak dan ingat janganlah kita menjadi penonton abadi untuk kesuksesan orang lain,” tutup Prof. Dr. Eng. Ir. Imam Robandi, MT. IPU (Wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *