DELAPAN IBRAH (7)
_
Ahmad Said Matondang

“Yang ketujuh, wahai guru, engkau selalu mengatakan bahwasanya musuh manusia yang sesungguhnya adalah setan. Setan adalah sesuatu yang menjadikan manusia jauh dari Allah. Bila jabatan seseorang menjadikannya jauh dari Allah, boleh jadi jabatan itu menjadi setan. Bila pasangan seseorang menjadikannya jauh dari Allah, maka boleh jadi pasangannya itu adalah setan. Bila hartanya menjadikan ia jauh dari Allah maka boleh jadi hartanya itu menjadi setan.

Suatu ketika Imam Zamakhsari menyampaikan dalam majelisnya bahwa setiap orang yang akan berbuat baik akan di halangi oleh puluhan setan dengan cara membisikinya secara halus ataupun dengan cara kasar. Maka salah seorang muridnya ingin membuktikan perkataan gurunya tersebut. Murid itu pulang kerumahnya untuk mengambil gandum dan akan membagikan kepada orang-orang dhuafa. Saat keluar dari rumahnya, muridnya itu ditanya oleh istrinya, buat apa membagi gandum yang ada dirumahnya. Bukankah mereka juga masih susah dan saat itu musim sedang masa-masa paceklik. Karena itu istrinya melarang dan memaksa mengurungkan niat membagi gandum tersebut.

Murid itu kemudian mengurungkan niat membagikan gandum kepada orang-orang dhuafa dan bergegas menemui Imam Zamakhsari. Sesampai dihadapannya Imam Zamkhsari, muridnya itu berkata, “wahai guru, apa yang kau katakan itu benar. Saat saya akan membagikan gandum, saya bertemu dengan istri saya yang melarang saya berbuat kebaikan. Karena kalah berdebat akhirnya saya mengurungkan niat tersebut.

Muhammadiyah Kebayoran Baru Jakarta
Enlightening the Universe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *