
Jakselmu.id | Jakarta. – Bertempat di Lantai 2 Gedung Muhammadiyah Civilization Center (MCC) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Baru yang beralamat di Jl. Limau 3 Kramat Pela Kebayoran Baru Jakarta Selatan, digelar Pelatihan Literasi, Mendongeng dan Jurnalis untuk Guru – guru Bustanul Athfal (TK) dan Siswa Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) Muhammadiyah se- Jakarta Selatan Sabtu, (24/10/26).
kegiatan pelatihan ini merupakan suatu rangkaian kegiatan dari Gebyar Festival Literasi dan Jurnalis yang diadakan oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Selatan yang bekerja sama / Kolaborasi / menggandeng Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) dan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Jakarta Selatan.
Tampil sebagai pembicaranya adalah, Ketua PCM Kebayoran Baru Dr. Ahmad Said Matondang, M.E.Sy, Ketua MPI PDM Jakarta Selatan Dr. Tjahjo Suprajogo, M.Si, Dosen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universiras Muhammaditah Jakarta (UMJ) Dr. Adiyati Fathu Roshanah, M.Pd, Ketua Forum Taman Baca Masyarakat DKI Jakarta Virgina Vertastuti dan Ketua PDNA Jakarta Selatan Sindi Nur Diansyah, M.Pd.
Dalam kata sambutannya kepada para peserta pelatihan Ketua PDA Jakarta Selatan Ibu Retno mengatakan bahwa, kalau tidak tahu hendaknya bertanya, tidak diam saja, sehingga ilmu yang diberikan dari acara pelatihan ini bisa terserap dengan sempurna dan hendaknya pula kalau datang pada acara pelatihan tepat waktu, sehingga tidak terlalu lama untuk menunggu.
Ketua PCM Kebayoran Baru saat memberikan paparannya kepada para peserta pelatihan, terlihat mengajak para Siswa untuk gemar dalam membaca buku, “Sebab buku merupakan gudang ilmu yang sangat penting, dan bisa pula dijadikan sebagai hobi, karena dengan banyak membaca maka, Siswa akan mempunyai pengetahuan dan wawasan yang begitu luas,” ujarnya.
Sedangkan Ketua MPI PDM Jakarta Selatan, dalam paparannya kepada Siswa peserta pelatihan menerangkan tentang apa itu Literasi. “Secara bahasa, istilah ini berasal dari bahasa Latin literatus yang berarti orang yang belajar. Jadi literasi dapat diartikan sebagai kemampuan menulis dan membaca, melek aksara, atau pengetahuan/keterampilan dalam bidang tertentu,” tutur Dr. Tjahjo.
Dalam kesempatan yang sama, yakni para peserta pelatihan lainnya, yaitu para Guru-guru TK diajarkan praktik mendongeng secara langsung, yang dipandu oleh Ibu Adiyati dan Ibu Vertastuti, sehingga mereka menjadi paham dan mengerti bagaimana caranya mendongeng yang baik.
Dan dalam kesempatan yang sama pula para Siswa diajak oleh Ketua PDNA Jakarta Selatan untuk berani membuat tulisan, jangan takut untuk berbuat salah. Sebab dengan berani membuat tulisan maka, kita telah berani menyampaikan isi hati kita untuk diketahui oleh orang lain dan kita telah berani pula untuk menunjukan rasa percaya diri kita kepada mereka, kata Sindi seraya langsung menugaskan kepada para Siswa untuk membuat tulisan.
Acara pelatihan yang di Moderatori oleh Dr. Nurmalina, M.Pd dan MC Tasya Erindah H. M.Kes ini berakhir selepas Ashar dan puncaknya nanti, Insya Allah pada tanggal 31 Oktober 2026 sekaligus dengan peluncuran Duta Baca dan Duta Literasi pada waktu dan tempat yang sama. Semoga saja kerjasama / Kolaborasi / bergandengan antara PDA, PDNA dan MPI PDM Jakarta Selatan bisa terus berlanjut, begitu pula dengan Majelis-Majelis yang lainnya, sehingga kebermanfaatan Persyarikatan Muhammadiyah bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat. (Man)